Posted on Januari 10, 2008 by acehmarxist
Coen Husain Pontoh
DUA pekan menjelang Kongres ke-17 Partai Komunis Cina, pada 15 Oktober 2007, pemerintah Cina menekan penerbit Jurnal pemikiran bergengsi Dushu (Readings), untuk tidak lagi menerbitkan jurnal tersebut.
Dushu adalah jurnal yang diasuh oleh Wang Hui, salah seorang yang dikenal sebagai tokoh aliran Kiri Baru (New Left) di Cina. Terbit pertama kali pada April 1979, [...]
DIarsipkan di bawah: artikel bebas | Leave a Comment »
Posted on Januari 10, 2008 by acehmarxist
George Junus Aditjondro
SETELAH pembunuhan Benazir Bhutto (54 tahun), transisi politik Pakistan menuju demokrasi di bawah pemerintahan sipil, mengalami jalan buntu.
DIarsipkan di bawah: artikel bebas | 1 Komentar »
Posted on Januari 9, 2008 by acehmarxist
Apakah WTO itu?
World Trade Organisation (WTO) atau Organisasi Pedagangan Dunia adalah badan antar-pemerintah, yang mulai berlaku 1 Januari 1995.
DIarsipkan di bawah: artikel bebas | 5 Komentar »
Posted on Januari 9, 2008 by acehmarxist
Oleh I Wibowo
Buku Jeffrey Sachs, The End of Poverty, menarik perhatian banyak kalangan karena dua hal. Pertama, karena buku ini mengupas masalah yang gawat di dunia saat ini.
DIarsipkan di bawah: artikel bebas | Leave a Comment »
Posted on Januari 9, 2008 by acehmarxist
Oleh B Herry-Priyono
KETIKA harga minyak mulai rontok di tahun 1982, rezim Orde Baru berangsur-angsur kehilangan otonomi fiskal. Sejak itu gerak ekonomi-politik Indonesia mencari motor baru dalam rupa bisnis swasta dengan deregulasi sebagai instrumen utama. Era deregulasi mulai di tahun 1983 mencakup keuangan, pajak, tarif, bea cukai, perdagangan, investasi, pasar modal, perbankan, komunikasi, dan sebagainya.
Apakah deregulasi [...]
DIarsipkan di bawah: artikel bebas | Leave a Comment »
Posted on Januari 5, 2008 by acehmarxist
Kenaikan harga minyak mentah dunia akhir-akhir ini hingga menembus harga 90-100 dollar AS per barrel telah berdampak buruk bagi dunia industri Indonesia. Tidak lain adalah kebijakan Pertamina terkait dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) industri, setiap dua minggu per 15 November 2007 lah yang menyebabkan datangnya mimpi buruk bagi kaum buruh dan pengusaha nasional. [...]
DIarsipkan di bawah: artikel bebas | Leave a Comment »
Posted on Januari 5, 2008 by acehmarxist
Semenjak beberapa bulan terakhir, harga-harga kebutuhan pokok rakyat telah naik secara cukup signifikan. Selain merupakan siklus tahunan (menghadapi bulan puasa dan Hari Raya Lebaran, Natalan dan Tahun Baru), hal ini disebabkan oleh beberapa situasi khusus (baik eksternal maupun internal) yang menerpa dunia perekonomian Indonesia. Dalam situasi di mana pendapatan riil masyarakat tidak kunjung meningkat, kenaikan [...]
DIarsipkan di bawah: artikel bebas | Leave a Comment »
Posted on Januari 5, 2008 by acehmarxist
By Putri Wulandari Gardono
Thursday, 03 January 2008
Benazir Bhutto, pemimpin Partai Rakyat Pakistan (Pakistan People’s Party / PPP) tewas dibunuh secara brutal pada tanggal 27 Desember 2007 kemarin. “Ini benar-benar bencana bagi kemajuan sosialisme,” kata seorang kawan dengan nada geram saat menyaksikan tayangan berita peledakan bom dan tewasnya Benazir. Media Barat pada umumnya [...]
DIarsipkan di bawah: artikel bebas | Leave a Comment »
Posted on Desember 25, 2007 by acehmarxist
Karena itu, retorika ekonomi populis tentang “kapitalisme korporasi global” atau tentang “hegemoni Bank Dunia/IMF” harus diubah dengan “nasionalisme terbuka dan percaya diri” abad ke-21. Retorika “kalah perang sebelum bertarung” dengan menggunakan retorika ekonomi populisme 1970-an dan 1980-an tak membantu mengatasi kemiskinan.
DIarsipkan di bawah: artikel bebas | Leave a Comment »
Posted on Desember 24, 2007 by acehmarxist
Oleh: Hendri Kuok
Abstrak
Karangan yang menilik praktik politik negara-negara penganut mazhab Jalan Ketiga Anthony Giddens ini menyingkap fakta yang senyatanya terjadi di negara-negara tersebut: Ingris dalam pemerintahan Tony Blair, Jerman di bawah Gerhard Schroeder, dan Brazil di tangan Fernando Henrique Cardoso, dengan Amerika di punggung Bill Clinton sebagai pelopor. Kegagalan ’jalan alternatif Giddens itu, terutama dalam [...]
DIarsipkan di bawah: artikel bebas | Leave a Comment »